Jangan Rusak Masa Depan karena Narkoba! Pesan Tegas AKP Boy Setiawan SMAN Delapan Dumai
Foto: ist
INTIREDAKSI24.COM, DUMAI – Bahaya narkoba, pelanggaran lalu lintas hingga aksi perundungan (bullying) menjadi perhatian serius Polsek Bukit Kapur. Kapolsek Bukit Kapur, AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., turun langsung ke lingkungan sekolah untuk memberikan peringatan sekaligus edukasi kepada para pelajar agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat menghancurkan masa depan.
Pesan tegas tersebut disampaikan Boy Setiawan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) di SMAN 8 Dumai, Jalan Sukajadi, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Senin (2/11/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Di hadapan kepala sekolah, para guru dan seluruh peserta upacara, Boy menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata bagi generasi muda. Ia mengingatkan para pelajar agar tidak pernah mencoba, menggunakan, apalagi terlibat dalam peredaran barang terlarang tersebut.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba kini semakin mengkhawatirkan karena muncul dalam berbagai bentuk, termasuk produk vape yang diduga mengandung zat narkotika dan sulit dikenali secara kasatmata.
"Jangan pernah mencoba, memakai, apalagi mengedarkan narkoba. Sekali terjerumus, masa depan, kesehatan, dan cita-cita bisa hancur," tegasnya dalam amanat upacara.
Boy juga meminta para siswa berani menolak jika mendapat ajakan menggunakan narkoba serta segera melaporkannya kepada guru, orang tua maupun pihak kepolisian.
Tak hanya narkoba, persoalan disiplin berlalu lintas turut menjadi sorotan. Ia mengingatkan pelajar agar memahami aturan berkendara, menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas dan tidak menggunakan telepon genggam saat mengendarai kendaraan.
Ia menegaskan, keselamatan di jalan raya bukan sekadar persoalan menghindari tilang, melainkan menyangkut keselamatan jiwa.
"Helm bukan untuk menghindari tilang, tetapi untuk melindungi nyawa," pesannya.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga memberikan perhatian serius terhadap aksi bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. Ia menegaskan tidak boleh ada siswa yang menjadi pelaku maupun mendukung tindakan perundungan terhadap sesama.
Menurutnya, setiap pelajar memiliki hak untuk dihormati dan diperlakukan secara bermartabat. Karena itu, sikap saling menghargai harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program POLIDIK (Polisi Peduli Pendidikan), sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membangun kesadaran hukum, kedisiplinan serta karakter generasi muda sejak dini.
Kapolsek Bukit Kapur hadir bersama Ps. Kanit Binmas Aiptu Budianto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Kayu Kapur Brigadir Ricky dan Ba Unit IK Bripda Fajar Wahyu. Kedatangan rombongan disambut Kepala SMAN 8 Dumai, Aulia Fajni, bersama majelis guru dan para siswa.
Melalui kegiatan ini, Polsek Bukit Kapur berharap para pelajar semakin memahami ancaman narkoba, menaati aturan lalu lintas serta menjauhi segala bentuk perundungan.
Upacara berakhir sekitar pukul 09.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan yg berlangsung aman dan tertib.
Kehadiran Kapolsek di tengah lingkungan pendidikan ini menjadi bentuk nyata bahwa upaya melindungi generasi muda tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus dilakukan dengan edukasi, pembinaan dan pencegahan sejak dini. (*)
Komentar Via Facebook :