Polsek Bukit Kapur Penanaman Jagung Dukung Swasembada Pangan

Polsek Bukit Kapur Penanaman Jagung Dukung Swasembada Pangan

Foto: ist

INTIREDAKSI24.COM, DUMAI— Sebagai dukungan nyata terhadap program Swasembada Pangan Nasional 2026, Polsek Bukit Kapur kegiatan penanaman jagung pipil pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di lahan milik perorangan Sdr. Defi di Jalan Soekarno Hatta RT 002, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 11.40 WIB dengan situasi aman dan kondusif.

Kegiatan di pimpin langsung Kapolsek Bukit Kapur AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., kegiatan ini melibatkan unsur kepolisian setempat dan unsur pemerintahan serta masyarakat. Hadir mendampingi antara lain Lurah Bukit Kayu Kapur Muazin, sejumlah para Kanit dan Bhabinkamtibmas wilayah Bukit Kapur, perwakilan Babinkamtibmas Kelurahan lain, serta Ketua RT 002 dan pemilik lahan, Sdr. Defi. 

Kehadiran personel Polsek menunjukkan komitmen institusi untuk bersinergi dengan petani dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Lahan seluas sekitar 1 hektar ditanami jagung pipil dalam kegiatan tersebut. Penanaman langsung dilakukan bersama-sama oleh personel Polsek dan pemilik lahan, menandai langkah kepolisian tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga dalam pemberdayaan pertanian lokal. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kuartal III yang dirancang untuk mendukung capaian swasembada pangan nasional pada 2026.

Kapolsek AKP Boy Setiawan menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan membangun kedekatan dan kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat, sekaligus mempromosikan peran aktif kepolisian dalam membantu pelaksanaan kebijakan pemerintah.

Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa Polri hadir untuk mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam penanganan keamanan, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan melalui ketahanan pangan," ujar Kapolsek.

Kegiatan mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pihak kelurahan. Keberhasilan penanaman diharapkan menjadi contoh kolaborasi yang dapat direplikasi di wilayah lain untuk memperkuat pasokan pangan lokal. (*)

Komentar Via Facebook :