Pengurus BKGD Dumai 2026-2030 Resmi Dilantik, Dorong Kerukunan dan Pembangunan Graha Oikumene

Pengurus BKGD Dumai 2026-2030 Resmi Dilantik, Dorong Kerukunan dan Pembangunan Graha Oikumene

Foto: ist

INTIREDAKSI24.COM, DUMAI – Pengurus Badan Kerjasama Gereja-gereja Dumai (BKGD) masa bakti 2026-2030 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Sri Bunga Tanjung, Kota Dumai, Senin (28/9/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Dumai, Handayani, S.H., yang mewakili Pemerintah Kota Dumai, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Hum., unsur Forkopimda Kota Dumai, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, para pendeta yang tergabung dalam BKGD serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Handayani menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Dumai atas pelantikan kepengurusan BKGD periode 2026-2030. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kebersamaan, komunikasi antargereja, serta mendukung kehidupan umat beragama di Kota Dumai.

“Pelantikan ini hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat kebutuhan gereja, komunikasi antargereja, serta dukungan terhadap umat beragama di Kota Dumai,” ujar Handayani.

Ia menegaskan, kerja sama antargereja tidak terlepas dari tiga tugas utama gereja, yakni bersekutu (koinonia), bersaksi (marturia), dan melayani (diakonia).

“Bersekutu, bersaksi dan melayani merupakan tiga bagian tugas gereja yang tidak terpisahkan satu dengan lainnya,” katanya.

Menurut Handayani, mengemban tugas pelayanan bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan ketulusan, komitmen serta kerelaan berkorban, baik tenaga, waktu, materi maupun nonmateri.

“Diharapkan pengurus BKGD yang baru dilantik selalu sadar akan pentingnya berkorban dalam mengemban misi suci. Ini bukan misi yang mudah, tetapi membutuhkan kerelaan dan pengorbanan, tidak saja korban materi atau waktu, tetapi terkadang juga memerlukan pengorbanan imateri,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pengurus BKGD agar menjalankan amanah dan tanggung jawab yang telah diberikan dengan sungguh-sungguh.

“Berada di kepengurusan BKGD berarti berani bertanggung jawab memikul amanah. 

Percayalah, apa pun yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu untuk Tuhan dan bukan untuk manusia,” pungkasnya.

BKGD Siap Jadi Mitra Pemerintah Sementara itu, Ketua Umum BKGD masa bakti 2026-2030, Pdt. Bedwin Simanjuntak, S.Th., menegaskan komitmen BKGD untuk terus memperkuat kebersamaan dan komunikasi antargereja di tengah keberagaman masyarakat Kota Dumai.

Ia menyebut BKGD akan mengambil bagian sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama. Menurutnya, kerukunan merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan stabilitas dan mendukung kemajuan daerah.

“BKGD merupakan mitra pemerintah dan berupaya menjadi pelopor atau garda terdepan untuk menjaga terciptanya kerukunan umat beragama sebagai fondasi bagi terciptanya stabilitas dan kemajuan Kota Dumai,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Bedwin juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kota Dumai agar memberikan perhatian terhadap rencana pembangunan Graha Oikumene Dumai.

Graha Oikumene tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi berbagai kegiatan organisasi, pelayanan sosial dan pembinaan umat, termasuk sebagai kantor BKGD, panti asuhan serta panti jompo.

“Semoga Pemerintah Kota Dumai dapat memberi perhatian untuk mewujudkan pembangunan Graha Oikumene Dumai yang di dalamnya terdapat pembangunan kantor BKGD, panti asuhan dan panti jompo,” harapnya.

Menutup pidatonya, Pdt. Bedwin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Dumai, unsur Forkopimda, para pendeta, gereja-gereja serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga pelantikan pengurus BKGD masa bakti 2026-2030 dapat terlaksana.

Susunan Pengurus BKGD Masa Bakti 2026-2030

Ketua Umum: Pdt. Bedwin Simanjuntak, S.Th

Ketua I: Pdt. Dr. Donald Markus Kumayas, M.Th

Ketua II: Pdt. Pardamean Marbun, S.PAK

Sekretaris Umum: Drs. Hendri P. Sinaga

Sekretaris I: Roki Marpaung, S.Kom

Sekretaris II: Pdt. Lius Aring, M.Pdk

Bendahara Umum: Tiurma Hutagalung

Bendahara I: Kesman Marpaung

Bendahara II: Ruliani Ralahalu. (*)

Komentar Via Facebook :