Tim Mabes TNI Perkuat Langkah Cegah Karhutla Dumai

Tim Mabes TNI Perkuat Langkah Cegah Karhutla Dumai

INTIREDAKSI24,COM. DUMAI – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai Tim Mabes TNI berserta jajaran turun langsung ke Kecamatan Dumai Timur untuk memberi paparan potensi Karhutla sejak dari sumbernya mencegah munculnya api sebelum berubah menjadi bencana.

Penyuluhan pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kodim 0320/Dumai digelar di Aula Kantor Camat Jalan Kesehatan, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Jumat (4/9/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan TNI bersama pemerintah daerah, kepolisian dan masyarakat menghadapi ancaman kebakaran.

Tim Penyuluh Mabes TNI yang turun langsung terdiri dari Letkol Saragih dari TNI AU, Mayor Enjang dari TNI AD dan Mayor Wawan dari TNI AD.

Tim Mabes TNI memaparkan bahwa Karhutla dapat bermula dari hal yang dianggap sepele, seperti puntung rokok, pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga pembukaan lahan dengan cara membakar. Sekali api menyambar lahan kering, penyebarannya dapat berlangsung cepat dan sulit dikendalikan.

Ancaman semakin serius ketika api masuk ke lahan gambut. Api tidak selalu terlihat di permukaan karena dapat menjalar di bawah tanah lahan gambut Kondisi tersebut membuat proses pemadaman lebih sulit sekaligus berpotensi menghasilkan asap yang mengganggu kesehatan masyarakat.

Faktor manusia menjadi perhatian utama. Pembukaan lahan dengan cara membakar harus dihentikan. Jangan sampai kelalaian satu orang berubah menjadi bencana yang menanggung dampaknya seluruh masyarakat.

Camat Dumai Timur Syafriandi, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya sekaligus memaparkan kondisi wilayah Kecamatan Dumai Timur yang memiliki kawasan dengan karakteristik lahan gambut dan titik-titik yang perlu mendapat perhatian dalam pencegahan Karhutla, termasuk kawasan Tanjung Palas dan Bukit Batrem.

Langkah pencegahan juga diperkuat dengan pembangunan sumur bor sebagai sumber air untuk menghadapi potensi kebakaran. Namun, infrastruktur saja tidak cukup. Kesiapsiagaan harus berjalan bersamaan dengan disiplin masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Tim Mabes TNI juga mengajak masyarakat agar tidak pasif. Jika melihat asap atau indikasi titik api, segera laporkan kepada aparat terkait. 

Jangan menunggu api membesar baru bertindak.Karhutla bukan sekadar persoalan hutan terbakar. Dampaknya dapat merusak lingkungan, mengganggu aktivitas masyarakat dan mengancam kesehatan, terutama anak-anak serta orang lanjut usia yang rentan mengalami gangguan pernapasan dan sesak napas akibat asap.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa, kemudian dilanjutkan foto bersama, sambutan Camat Dumai Timur, sambutan Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI, penyuluhan Karhutla dan sesi tanya jawab dari masarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 01 Dumai, Kapolsek Dumai Timur, Sekcam dan Kasi Trantib Kecamatan Dumai Timur, para lurah, Kepala Puskesmas Jaya Mukti, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pamong Bintrantibmas, Tim Masyarakat Peduli Api (MPA), para Ketua RT serta unsur terkait lainnya.

TNI menegaskan, perang terhadap Karhutla dimulai sebelum api menyala. Cegah pembakaran, laporkan asap, lindungi gambut dan jangan biarkan kelalaian berubah menjadi bencana.

Tags : TNI
Komentar Via Facebook :