Bhinneka Tunggal Ika Jadi Kekuatan, Dumai Tegaskan Persatuan Lintas Suku dan Agama
INTIREDAKS24,COM. DUMAI – Semangat Bhinneka Tunggal Ika—berbeda-beda tetapi tetap satu—terpancar kuat dalam Silaturahmi Kebangsaan dan Malam Keakraban HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Aula Klenteng Hok Liong Kiong, Jalan Kelakap Tujuh, Kota Dumai, Jumat malam (21/8/2026).
Kegiatan yang digagas Forum Pembauran Kebangsaan–Lembaga Kerukunan Keluarga Masyarakat Dumai (FPK-LKKMD) bersama perwakilan 17 suku, FKUB, DMDI, unsur pemerintah, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, pemuda, tokoh agama dan tokoh masyarakat tersebut menjadi bukti nyata kuatnya persatuan masyarakat Dumai.
Hadir dalam kegiatan itu Komandan Grup 3 Kopassus Brigjen TNI Bram Pramudia, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan, sejumlah anggota DPRD Kota Dumai, serta berbagai elemen masyarakat.
Ketua DMDI Kota Dumai, Datuk H. Timo Kipda, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyatukan langkah sehingga kegiatan tersebut terlaksana dengan baik.
Ia menegaskan, kebersamaan seperti ini tidak boleh berhenti pada satu kegiatan, tetapi harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kerja sama nyata untuk kemajuan Kota Dumai.
“Kita telah membuktikan bahwa perbedaan bukan penghalang. Perbedaan justru dapat menjadi kekuatan ketika kita bersatu dalam persaudaraan dan semangat kebangsaan,” tegas Datuk Timo.
Ketua FPK-LKKMD Dumai, Chandra Abdul Ghani, juga menegaskan bahwa persatuan merupakan modal utama dalam menjaga keutuhan Kota Dumai.ni bukti bahwa kita mampu menjaga persatuan dan keutuhan Kota Dumai dengan kebersamaan, melintasi batas suku dan agama. Mari kita terus bersatu menjaga Dumai serta memperkokoh nilai kebangsaan dan kebudayaan yang kita miliki,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Chandra Abdul Ghani juga menyerahkan dukungan pembentukan Provinsi Riau Pesisir kepada Ketua Dewan Pelaksana Pembentukan Provinsi Riau Pesisir, Norhamsyah Abdul Wahab.
Sementara itu, Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan menekankan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri.
Keamanan dan ketertiban tidak semata-mata karena kehebatan Polri maupun TNI. Ini merupakan hasil komitmen bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga Dumai tetap aman, tertib dan nyaman,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, menilai kegiatan tersebut menjadi pondasi penting dalam menjaga Dumai tetap aman dan kondusif. Menurutnya, seluruh komponen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga sekaligus memajukan daerah.
Kebersamaan seperti ini sangat dibutuhkan dalam mendukung kelancaran pemerintahan dan pembangunan. Dumai harus terus menunjukkan bahwa kita mampu menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan,” ujarnya.
Ketua Dewan Penasehat FPK-LKKMD, Ayu Junaidi, menegaskan kegiatan serupa akan terus dilanjutkan dan diharapkan menjadi agenda rutin.
Kita berbeda agama dan suku, tetapi kita satu sebagai masyarakat Dumai dan satu sebagai bangsa Indonesia. Ini sudah kedua kalinya dilaksanakan dan menjadi bukti bahwa kita mampu bersatu. Semangat ini harus terus dilanjutkan,” tegas Ayu.
Silaturahmi tersebut sekaligus menegaskan satu pesan penting: perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu menjaga Dumai tetap aman, rukun dan maju.
Komentar Via Facebook :